Terlihat ia menangis dalam hening
Terdengar ia berteriak dalam diamnya
Ia menangis tanpa air mata
Menangisi sayap-sayap hatinya yang telah patah
Jiwaku tau ia telah pasrah
Jiwaku tahu ia telah menyerah
Yang tak kuasa mengepakkan sayap-sayap cintanya
Dan kini jiwaku memandang hatiku dalam terang
Namun ia tetap hanya membisu
Namun ia tetap menanti dalam kesunyian
Menanti dalam sepi yang menyengat
Resah telah menyelimutinya
Rindu telah meluluhkannya
Hampa telah mematikannya
Namun jiwaku mengerti bagaimana hatiku bersenandung
Lirih dalam melodi kepedihan
Melantunkan syair-syair ketegaran dan pengharapan
Ketegaran akan penentian cinta yang tak pasti
Pengharapan akan sayap-sayap cintanya
Yang akan membawanya terbang
Terbang menuju kuil cinta kekasih hatinya
THE AND
Tidak ada komentar:
Posting Komentar